mukmin.in - Syaikh Al-Arify pernah bercerita dalam kajian di channel
Al-Khalijiyyah, berjudul Al-Jahlu bi Ad-Diin (kebodohan akan perkara
agama). Suatu hari beliau diundang ceramah di suatu kampus di Timur
Tengah. Beliau pun menjawabnya dan datang di waktu yang tepatnya
ditentukan.
Ternyata, kelakuan para hadirin, yaitu para mahasiswa kampus tersebut,
mengecewakan beliau. Tersebab ketika beliau menjajakan ilmu bermanfaat,
banyak dari mereka saling 'berkicau'. Adab majelis hilang. Sebagian
hadirin pun perhatiannya sungguh kurang. Syaikh Al-Arify pulang dengan
kekecewaan. Ia merasa belum pernah ada kajian seburuk itu dan berharap
tak terulang. Namun, beliau berusaha meredam kekecewaan dan mendoakan
yang terbaik.
Setahun kemudian, beliau ditelepon oleh pihak
kampus. Mereka hendak lagi mengundang beliau untuk mengisi kajian.
Mendengar nama kampus tersebut, beliau merasa menjawabnya tidak harus.
Namun, bagaimanapun ia tidak bisa mencari alasan untuk kabur dari
permintaan.
Tampilkan postingan dengan label Dampak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dampak. Tampilkan semua postingan

